Minggu, 07 September 2008

BERHENTILAH MENANGIS


Kaki, wajah dan pergulatan batin

telah tampakkan muramnya


Kuhanya berjalan semata

tak ada yang dikeluhkan

sempurnakan tanggung jawab

tak ada lagi beban di pundak


Kuingin menjadi

manusia yang bediri diantara

dua gunung menjulang tinggi

dan aku ingin

bermuara diantara

pusaran lautan bergelombang dahsyat


Jadi berhentilah menangis

laki-laki pantang menangis

berdirilah

betapa jalan itu masih panjang

untuk dilalui dan dirasakan




Tidak ada komentar: